Selasa, 05 Januari 2010

KLASIFIKASI SISTEM

KLASIFIKASI SISTEM

* Sistem diklasifikasi berdasarkan bentuk terdiri dari :
1. Sistem abstrak
Merupakan system yang berupa pemikiran dan ide-ide yang tidak tercapai secara fisik.
Contoh :
a. Sistem Teologi , hubungan antara manusia dengan Tuhan
b. Norma kehidupan
2. Sistem fisik
Merupakan system yang ada secara fisik
Contoh :
a. Sistem produksi
b. Sistem transportasi, elemen : petugas, mesin, organisasi yang menjalankan transportasi.
c. Sistem komputer, elemen : peralatan yang berfungsi bersama-sama untuk menjalankan pengolahan data.
d. Sistem akuntansi

* Sistem diklasifikasikan berdasarkan sifat terdiri dari :
1. Sistem alamiah
Merupakan system yang terbentuk karena proses alam, tidak dibuat oleh manusia.
Contoh :
a. Sistem atmosfier
b. Sistem Tata surya
c. Sistem pertumbuhan pada pohon
d. Sistem perputaran bumi
e. Laut
f. Pantai

2. Sistem buatan manusia
Merupakan system yang dirancang oleh manusia di mana terdapat hubungan antara manusia-manusia dengan mesin.
Contoh :
a. Sistem Informasi Berbasis Komputer ( Computer Base System Information ).
b. Sistem mobil
c. Sistem ekonomi
d. Sistem politik

* Sistem diklasifikasikan berdasarkan kondisi
1. Sistem tertentu
Merupakan system yang beroperasi dengan tingkah laku yang sudah dapat diprediksikan dimana interaksi antara bagian-bagiannya dapat di deteksi dengan pasti sehingga keluarannya dapat diprediksikan.
Contoh :
a. Program komputer, melaksanakan secara tepat sesuai dengan rangkaian instruksinya.
b. Sistem pengkajian
2. Sistem tak tentu
Merupakan system yang masa kondisi masa depannya tidak dapat dipastikan karena mengandung unsur probabilitas.
Contoh :
a. Sistem penilaian ujian
b. Sistem pemasaran

* Sistem diklasifikasikan berdasarkan hubungan
1. Sistem terbuka
Merupakan system yang dihubungkan dengan lingkungannya melalui arus sumber daya.
Contoh :
a. Sistem keorganisasian memiliki kemampuan adaptasi ( bisnis dalam menghadapi persaingan dari pasar yang berubah, perusahaan yang tidak dapat menyesuaikan diri akan tersingkir ).
b. Sistem ventilasi yang langsung berhubungan dengan lingkungan
2. Sistem tertutup
Merupakan system yang tidak dihubungkan dengan lingkungannya.
Contoh :
a. Reaksi kimia dalam tabung berisolasi dan tertutup
b. Percobaan gerak silinder pada bidang miring dengan mengabaikan pengaruh gesekan kinetis dan menganggap pengaruh gaya dorongnya konstan; dan thermostat; alat untuk mengendalikan temperatur ruangan.

penjadwalan pekerjaan pada mesin KT 24 dengan penjadwalan satu prosesor pada PT X

BAB I
PENDAHULUAN



LATAR BELAKANG
Dalam melaksanakan pekerjaan secara efektif dan efisien agar tujuan tercapai adalah yang diinginkan oleh semua manajemen perusahaan. Oleh karena itu pemahaman mengenai konsep penjadwalan sangat penting, sehingga para pelaksana mengetahui kapan waktu harus memulai suatu pekerjaan dan kapan waktu mengakhirinya.
Sehingga penjadwalan dalam suatu perusahaan industri diperlukan dalam mengalokasikan tenaga operator, mesin dan peralatan produksi, urutan proses, jenis produk, pembelian material dan sebagainya.
Masalah yang dihadapi dalam penelitian ini adalah banyaknya penumpukkan pekerjaan yang harus diselesaikan pada waktu yang sudah ditentukan oleh perusahaan oleh karena itu perusahaan memulai melakukan penjadwalan pekerjaan, dimana penjadwalan pekerjaan ini ialah memutuskan pekerjaan mana yang akan dikerjakan terlebih dahulu, pekerjaan apa yang harus dikerjakan pada urutan kedua, ketiga dan selanjutnya. Pemilihan urutan pekerjaaan yang akan dikerjakan itu akan berpengaruh pada saat atau waktu selesainya pekerjaan tersebut.
Pada penelitian ini penulis hanya membahas jenis mesin KT 24 yang digunakan untuk memproduksi barang make to order yang sering disebut dengan job order. Jenis Mesin KT 24 ini merupakan mesin buatan Kaissar Torrance yang digunakan untuk memproduksi pipa dengan diameter 9” s/d 24” dengan kapasitas mesin 80.000 ton per tahun dengan kapasitas produksi per tahunnya adalah 303.000 ton, maka dari itu untuk mempermudah pembuatan pipa baja untuk jenis mesin KT 24 dilakukan dengan melakukan penjadwalan pekerjaan untuk menyelesaikan pipa baja yang sudah ditentukan berdasarkan jadwal pesanan dengan menentukan batas waktu yang ditentukan oleh pihak perusahaan.
Sehingga penulis tertarik untuk melakukan penelitian terhadap pelaksanaan aktivitas produksi, khususnya tentang pengaturan penjadwalan pekerjaan dalam minimasi kelambatan / keterlambatan di PT X

PERUMUSAN MASALAH
Sebagaimana telah dijelaskan dalam latar belakang diatas, maka penulis membuat rumusan masalah yaitu bagaimana penjadwalan pekerjaan pada pembuatan pipa untuk jenis mesin KT 24 dengan metode Algoritma Hodgson dengan menentukan beberapa hal yang perlu diketahui sebelum pekerjaan dapat dijadwalkan.

TUJUAN DAN MANFAAT
Berdasarkan permasalahan seperti diuraikan sebelumnya, adapun yang menjadi tujuan dari penelitian ini yaitu dapat menentukan perkiraan waktu penyelesaian suatu pekerjaan ( processing time ) dan batas waktu ( due date ) penyelesaian pekerjaan kemudian penjadwalan pekerjaan dapat dilakukan. Sedangkan manfaat dari penelitian ini adalah sebagai berikut :
1.  Dapat memberikan tambahan pengetahuan, khususnya mengenai penjadwalan pekerjaan.
2. Dapat memberikan informasi masukan kepada pihak perusahaan mengenai pengaturan       pekerjaan yang baik.
 
PEMBATASAN MASALAH
Mengingat luasnya ruang lingkup permasalahan, maka perlu adanya pembatasan masalah agar tujuan penelitian menjadi lebih terarah dan tidak menyimpang dari tujuan semula. Batasan-batasan tersebut antara lain :
1. Di dalam penelitian tidak membahas biaya.
2. Penelitian hanya membahas jenis mesin KT 24.
3. Data yang diteliti yaitu data pada bulan Januari s/d Maret.
4. Data waktu pemrosesan dan waktu penyelesaian pekerjaan yang diasumsikan diketahui

METODOLOGI PENELITIAN
Pada dasarnya suatu penelitian, memerlukan metodologi yang terdiri dari beberapa tahapan, pada penelitian ini tahap-tahap yang dilalui adalah sebagai berikut :
1. Studi Lapangan
    Studi lapangan yaitu meneliti secara langsung pada suatu objek dengan cara sebagai berikut :
     a. Observasi
         Merupakan pengamatan secara langsung di lapangan dengan cara mengamati proses /           sistem yang berjalan.
     b. Wawancara
         Dilakukan dengan cara mewawancarai pada bagian perencanaan dan pengendalian          produksi.
2. Studi Pustaka
    Studi ini dilakukan dengan membaca dan mempelajari buku-buku yang menunjang pokok     bahasan yang diperlukan sebagai data sekunder.

SISTEMATIKA PENULISAN
Untuk memudahkan dalam memahami pokok bahasan, maka perlu adanya sistematika penulisan dalam penyusunan laporan. Adapun sistematika penulisan tersebut meliputi :

BAB I :   PENDAHULUAN
                Berisi tentang latar belakang, perumusan masalah, pembatasan masalah, tujuan dan                 manfaat penelitian, dan sistematika penulisan.
BAB II :  LANDASAN TEORI
                Berisi tentang teori-teori yang dibahas di pengolahan data seperti : definisi penjadwalan                  pekerjaan, aturan algoritma hodgson dan lain sebagainya.
BAB III : METODOLOGI PENELITIAN
                 Berisi tentang langkah-langkah pemecahan masalah dan flowchart pemecahan                  masalah.
BAB IV : GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN
                 Berisi mengenai sejarah perusahaan dan struktur organisasi serta penjelasannya.
BAB V :   PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA
                 Mencakup didalamnya terdapat pengumpulan dan pengolahan data yang telah                  diperoleh dari suatu masalah.
BAB VI : KESIMPULAN DAN SARAN
                 Berisi kesimpulan hasil secara keseluruhan dari pengolahan data dan saran-saran.